C'est la vie
dimanche, juillet 08, 2007
  Emails qui peuvent changer ma vie

Subject: Entretien de sélection à une bourse du gouvernement français
From: "Andina.RORIMPANDEY"
Date: Tue, June 5, 2007 10:42 am

J’ai l’honneur de vous faire savoir que votre candidature à une bourse
du gouvernement français a été retenue pour participer aux entretiens de
sélection qui auront lieu dans les locaux du Service de Coopération et
d’Action Culturelle de l’Ambassade de France la semaine du 11 au 18 juin
2007 (Jalan Panarukan n° 35, Menteng, Jakarta 10310, Tél. 3193 1795).

Je vous saurais gré de bien vouloir me confirmer votre participation à
cet entretien en retour de ce courrier électronique, avant le 8 juin
2007.
Veuillez mettre en copie : infobgf@yahoo.fr

Vous trouverez le jour et l’heure de votre entretien dans ce fichier
Excel ci-joint.
De même, vous recevrez par courrier postal la lettre officielle de
convocation dans les meilleurs délais.

Cordialement,

Annie EVRARD
Attachée de Coopération Scientifique et Technique


Subject: CONVOCATION AUDITION CARTHAGEO
From: "stephanie.tribondeau"
Date: Mon, July 2, 2007 2:31 pm

Madame, Monsieur,

Après consultation de votre dossier pour le Master II - Carthagéo
Recherche.
Nous avons le plaisir de vous informer que vous êtes convoqués pour une
audition
qui aura lieu le :

* Jeudi 5 juillet 2007 à 14h00
Université de Paris 7
Dalle des Olympiades
105, rue de Tolbiac
75013 Paris

Bureau 22 - Rez de Dalle.

*Salutations distinguées.
Mme Cordonnier*
*

Subject: CONVOCATION AUDITION CARTHAGEO POUR MME.AGUSTINA
From: "Edufrance Bandung"
Date: Tue, July 3, 2007 5:16 pm
To: "stephanie.tribondeau"

Bonjour Madame,
Je m’appelle Dante DARMAWANGSA, et je travaille
pour le Centre Culturel Français de Bandung qui
s’occupe l’antenne EduFrance Bandung. Je me
permets de vous contacter au sujet d'une
étudiante de nationalité indonésienne, Mme. Ratna
AGUSTINA, qui a postulé sa candidature pour la
formation « M2 Recherche en Carthagéo » chez vous
par l’intermédiaire EduFrance Indonésie.

Suite au courriel que vous lui avez adressé
concernant la convocation pour une audition, nous
vous informons que Mme. AGUSTINA est encore en
Indonésie, et il ne serait pas possible qu'elle
vienne à la convocation que vous lui avez
proposée jeudi, le 5 juillet 2007 à 14h00 à
l’université de Paris 7, car elle ne pourra que
partir avec un visa délivré qu'une fois qu'elle
est admise dans un établissement supérieur
français. Sans l’attestation d’inscription nous
ne pouvons pas faire la demande de visa pour elle.

Nous vous donc proposons comme solution de faire
un entretien par téléphone à la date et l’heure
qui vous convient. Si vous trouvez que ce n’est
pas une bonne solution, peut-être vous avez
d'autre solution qui épargnera l'étudiante de se rendre en France ?

Dans l’attente d’avoir une réponse positive de
votre part, veuillez accepter, Madame, mes très cordiales salutations.


Dante DARMAWANGSA
Chargé de relations avec les universités

Antenne EduFrance Bandung - Centre Culturel Français
Jl. Purnawarman 32, Bandung 40117 – Indonésie
Tél: (+62)22 421 54 30 – Fax: (+62)22 420 58 64
E-mail:
edufrance.bandung@ccfbandung.org
Site: www.edufrance-indonesia.com ; www.edufrance.fr


Subject: Attestation d'Admission en Master CIMO, spécialité Transport et Mobilité
From: "Quigniot Brigitte"
Date: Wed, July 4, 2007 4:14 pm

Bonjour,
Je vous prie de bien vouloir trouver en fichier joint, l'attestation
d'admission en Master "Cité et Mobilité", spécialité Transport et Mobilité
pour la rentrée 2007/2008.
Bien cordialement,
Brigitte Quigniot

Brigitte QUIGNIOT
Institut d'urbanisme de Paris
Service de la Scolarité
Site du Mail des Mèches
61, avenue du Général de Gaulle
94010 CRETEIL Cedex
Tél. : 01 41 78 47 91
Fax : 01 41 78 47 90
e-mail : quigniot@univ-paris12.fr
(Horaires d'ouverture au public :
du lundi au vendredi de 9h à 12h et de 13h30 à 17h
FERME le mercredi et vendredi après-midi)


Subject: Re: pengumuman
From: "Andina.RORIMPANDEY"
Date: Thu, July 5, 2007 10:44 am
To: "Ratna Agustina"


Mbak Ratna,
sampai sekarang belum ada keputusan terhadap wawancara yang dilakukan terhadap
Mbak.
Harap bersabar ya

Andina


Subject: RE: sekolah
From: "Ofyar"
Date: Thu, July 5, 2007 11:59 am
To: "'Ratna Agustina'"

Ratna,

Menurut saya, univ yang sdh pasti menerima ratna ini (univ. paris 12
kerjasama dg ENPC program DEA transport) sudah sangat baik..

Setau saya ENPC (Ecole Nationale Pont Chaussee???) (maaf kalau salah
kepanjangannya, betul kan??) merupakan univ Teknik terbaiknya
perancis..(semacam ITBnya perancis).

Syukurlah.. ya sudah pastikan saja pilih ENPC.. dan segera berangkat ya..

Salam, yopie
* email terakhir adalah dari seorang dosen yg terus memberi support dan semangat, terimakasih Pak. Terimakasih juga buat kamu-kamu yg selalu support aku :)


 
dimanche, février 18, 2007
  Perjalanan yang melelahkan


Pohon jeruk Imlek di Changi













Maket Singapore di URA (Urban Redevelopement Authority)








Di Petronas Twin Towers







Ceritanya nanti ya...

Libellés :

 
samedi, janvier 20, 2007
  Keluarga Versus Sahabat
Oleh KURNIASIH

KELUARGA memiliki banyak wajah. Seperti ketika kita menyaksikan sebuah foto keluarga, yang para anggotanya biasanya berpose semanis mungkin. Tetapi sebuah foto bukanlah satu-satunya kenyataan. Foto adalah representasi satu bagian kecil saja dari kenyataan yang kompleks. Keluarga pun tidak selalu identik dengan kebahagiaan atau kebersamaan. Misalnya dalam film serial seperti “Sex and the City” atau “Friends” yang menceritakan orang-orang di kota besar, kita akan melihat bahwa yang paling dekat dengan kehidupan para tokoh utamanya adalah para sahabat, bukan keluarga. Sekian banyak peristiwa penting yang dialami mereka lebih banyak dialaminya dengan dampingan sahabat, bukan ayah atau ibu. Ketika Samantha didiagnosis terkena penyakit kanker payudara, misalnya, yang mendampinginya adalah ketiga sahabatnya.
Risiko seperti itu, pada akhirnya, tak bisa dihindarkan karena keluarga pada banyak peristiwa tak bisa diandalkan, baik karena waktu ataupun jauhnya jarak. Sehingga mereka menemukan "pengganti" keluarga pada sahabat-sahabat yang ada di sekitar mereka, karena kebetulan satu apartemen atau bahkan disatukan oleh ketertarikan yang sama.
Berawal dari ketertarikan yang sama, kemudian kesadaran yang sama, mereka dipersatukan. Sehingga bukan hal yang aneh apabila kemudian seseorang pun mudah meminta pendampingan atau pertolongan sahabatnya dibandingkan keluarganya. Adagium yang menyatakan bahwa keluarga adalah segalanya seringkali hanya menimbulkan kekusutan saja. Sehingga bukan tanpa alasan pula bila ada orang-orang yang merasa lebih nyaman berada di lingkungan pertemanan atau persahabatan pada moment-moment penting daripada bersama dengan keluarga. Kekusutan yang ditimbulkan keluarga selalu berkaitan dengan tuntutan yang lebih mudah dilontarkan dibandingkan dengan sikap menerima apa adanya.
Dalam fiksi chicklit, misalnya, keluarga selain digambarkan sebagai tempat yang hangat untuk diri, tak bisa dimungkiri juga bisa jadi biang dari keresahan. Seperti halnya ketika Bridget Jone, dalam “Bridget Jone's Diary”, yang tambah pening dengan urusan pasangan hidup ketika keluarga ikut campur. Demikian pula halnya dengan sebagian besar kisah kaum lajang dalam chicklit yang semakin pening ketika keluarga seakan menjadi paparazzi yang selalu mengintai. Ke manakah mereka bisa menemukan tempat? Tak lain adalah sahabat.
Keluarga ibaratnya seperti takdir yang tak bisa dilepaskan dari diri manusia. Tetapi sahabat adalah seperti jalan hidup yang bisa diambil oleh seseorang. Keluarga adalah sebuah keniscayaan di mana pemutusan hubungan adalah keburukan yang luar biasa. Sementara sahabat dipilih berdasarkan corak kesadaran tertentu. Sahabat-sahabat Carrie dalam “Sex and The City”, disatukan oleh satu hal yang sama, yaitu wacana seksualitas. Dengan demikian, keluarga memang tak bisa dilepaskan kepentingannya. Tetapi sahabat adalah pilihan dalam hidup yang paling jujur.
Keluarga pun sebenarnya tak selalu identik dengan kebersamaan. Hal tersebut akan terbukti ketika perkembangan kesadaran yang dialami oleh masing-masing anggota keluarga tidak berjalan secara bersamaan. Tak bisa dimungkiri bahwa dalam sebuah keluarga seringkali terjadi "bentrokan" cara pandang terhadap sebuah masalah. Perbedaan status pendidikan, pengetahuan, dan pengalaman hidup telah menjadi alasan yang paling utama. Dalam sebuah keluarga yang tingkat pendidikannya beragam, persoalan perbedaan cara pandang adalah niscaya. Tetapi itu pun apabila anggota keluarga yang tingkat pendidikannya tinggi mampu berpikir secara mendalam dan mendasar. Apabila ia tetap tak terlatih melihat masalah karena pendidikan yang diperolehnya tidak berhasil mentransformasi cara pikirnya, bukan tak mungkin cara pandangnya pun sama saja dengan anggota keluarganya yang tingkat pendidikannya lebih rendah daripada dirinya. Sehingga bukan tak mungkin "guru besar bersama" yang paling mempengaruhi cara pandang mereka adalah sinetron-sinetron Raam Punjabi. Bukankah menyedihkan ketika dalam sebuah keluarga sinetron adalah “guru besar" bertopeng hiburan yang tidak mentransformasi apa pun selain kesenangan demi kesenangan yang dangkal.
Kalau sudah begitu, ketika tingkat pendidikan tak mampu memengaruhi cara pandang, maka persoalan keluarga tidak akan mudah untuk disikapi selain sebagai kekusutan berbuntut kekusutan. Akhirnya masing-masing harus "berlapang dada" (baca: memendamnya bertahun-tahun) dalam menyikapi kekusutan yang ditimbulkan oleh sesama anggota keluarga lainnya. Kebuntuan komunikasi adalah permasalahan yang paling sering terjadi dalam setiap keluarga. Dalam kekusutan seperti itu, kehadiran seorang sahabat akan sangat dirindukan. Jangankan seperti tokoh-tokoh dalam “Friends” dan “Sex and The City” yang memang jauh dari keluarga inti, berdekatan dengan keluarga pun akan memungkinkan dirindukannya kehadiran sahabat. Sahabat atau orang terdekat bisa menjadi pelepas dahaga sekaligus tumpuan hati ketika kekusutan demi kekusutan dalam hidup sukar diurai. Sebuah kesadaran cenderung mencari kesadaran yang sama agar dapat saling mengerti dan menerima, dan sering kali hal itu ditemukan dalam diri seorang sahabat sejati.
Kedekatan mendalam antara seseorang dengan sahabatnya diperlihatkan pula oleh seorang sufi besar Jalaluddin Rumi dengan Syamsudin Tabriz. Rumi sangat dipengaruhi oleh Syamsudin Tabriz. Konon tanpa kehadiran Tabriz, Rumi tidak akan menemukan kesempurnaan rohani, meskipun sebelumnya ia adalah seorang pemuka agama juga. Dalam banyak perjalanan para pribadi agung, sahabat sering kali ada di sisinya. Demikian juga dengan yang dialami oleh Alexander the Great dan Ptolemeus, Nabi Daud dengan Yonatan, Rasulullah saw. dengan Abu Bakar, dan banyak lagi contoh lainnya. Tak ayal lagi, keluarga memang penting. Tetapi kehadiran seorang sahabat adalah kepentingan yang tak bisa digantikan oleh apa pun. Ketika keluarga sering kali memunculkan kekusutan dengan berbagai tuntutannya, sahabat sejatilah yang bisa menerima apa adanya karena memiliki kesamaan kesadaran.***
Penulis, penulis kumpulan cerpen “Kembang Kertas”.
source:http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/012007/06/khazanah/lainnya01.htm
 
vendredi, décembre 22, 2006
  Chat Sama A'A tentang Poligami
Date: Fri, 15 Dec 2006 13:59:53 +0700

Aa_online : Assalamualaikum ?
f_rachmanto : Waalaikumsalaam ?
f_rachmanto : Aa .. lama gak online nih, ? kemana aja ?
Aa_online : Ah ? Aa mah disini aja, Kang Oji kumaha damang?
f_rachmanto : Baik A, kumaha bulan madu? :-)
Aa_online : Ah, eta deuy, eta deuy ? hehehe ?
f_rachmanto : Sori A, habis kaget nih Aa nikah lagi
Aa_online : Aduh kenapa atuh musti kaget segala. Kan berpoligami teh diijinkan Allah.
f_rachmanto : Diijinkan lho A, bukan diwajibkan
Aa_online : Betul. Hukumnya sunnah.
f_rachmanto : Kenapa sih A, nikah lagi?
Aa_online : Aduuh ini lagi pertanyaanya ? Kumaha nya ngajawabnya?
f_rachmanto : Apa ada yg kurang dari Teteh?
Aa_online : Wah, insyaAllah bukan karena itu, Teteh itu wanita yangsangat luar biasa.
f_rachmanto : Jadi kenapa?
Aa_online : Begini, pernikahan Aa yang kedua ini latar belakangnya ya samasaja dengan alasan orang lain menikah. Kang Oji dulu kenapa menikah?
f_rachmanto : Mmmm ? Karena saya dan istri saling cinta, dan pengen hidupbareng membangun keluarga yang sakinah?
Aa_online : Begitu juga Aa dengan pernikahan kedua ini.
f_rachmanto : Tapi Aa kan bisa menyakiti hati Teteh. Apalagi anak-anak Aa.Anak mana sih yang rela Ayahnya nikah lagi.
Aa_online : Yah, saya juga katakan ini bukan keputusan mudah. Saya mohonmaaf sama Teteh dan anak-anak saya, jika keputusan ini tidak enak buatmereka. Namun saya juga berharap ini bisa jadi hikmah bagi mereka untuk melatih keikhlasan mereka. Dan alhamdulillah Teteh dan anak-anak dapat menerima ?
f_rachmanto : Maaf nih A, kok tega menyakiti hati orang yang kita cintai?
Aa_online : Sudah tentu saya tidak tega, tapi ?
f_rachmanto : Kalau tidak tega kenapa tetap dilaksanakan?
Aa_online : Begini, karena ada tujuan yang menurut Aa insyaAllah baik. DanAa ya kin keluarga Aa akan dapat ikhlas menerima keputusan Aa.
f_rachmanto : Maaf A, apakah ini untuk kepuasan seks?
Aa_online : Semua pernikahan bukan nya selalu ada aspek seks? Namun seks tentu bukan satu2 nya aspek dan bukan yang paling utama. Aa_online : Salah satu hikmah pernikahan adalah untuk mencegah manusia darikerusakan akibat perilaku seks seperti binatang. Kang Oji bisa lihat perilaku saudara-saudara kita dewasa ini yang lama-lama menganggap seks diluar nikah bukan hal terlarang. Ini harus diluruskan ?
f_rachmanto : Dengan poligami?
f_rachmanto : Bukan kah nanti jadi nya poligami iya, zina jalan terus ?
Aa_online : Yah kalo masalah zina mah, kalo moral orangnya sudah mengizinkanzina ya bagaimana ya? Tapi ada pandangan juga nih. Barangkali masyarakat kita sekarang juga yangmengkondisikan perzinahan.
f_rachmanto : Maksud Aa?
Aa_online : Yah, masyarakat sekarang kan semakin permisif terhadap hubunganlaki-laki dan perempuan, semakin menganggap lembaga keluarga tidak penting, menganggap lembaga pernikahan tidak penting. Sementara namanya dorongan hubungan seks adalah sesuatu yang alamiah dan pasti terjadi. Paham maksud Aa?
f_rachmanto : Rada ngantuk sih A, tapi paham lah.
f_rachmanto : Ya jujur aja sih, kalau sekarang kita denger sepasang laki-laki perempuan tinggal bersama tanpa menikah dianggap semakin biasa.
Aa_online : Padahal dulu enggak
f_rachmanto : Ya ? dulu nya itu tabu.
Aa_online : Demikian pula poligami
f_rachmanto : Halahh ? belok nya jago bener :-)
Aa_online : Hehehe bukan begitu. Ini kenyataan. Coba kita perhatikan dalamsejarah. Orang jaman dulu mempraktekkan poligami. Bahkan kalau tingkatannya raja atau bangsawan, istrinya bisa ratusan ?
f_rachmanto : Dulu dianggap biasa, sekarang dianggap tabu.
Aa_online : Betul
f_rachmanto : Itukan dulu Aa
Aa_online : Betul, maksud Aa cuma ingin kasih gambaran bahwa pandangan masyarakat bisa berubah. f_rachmanto : Tapi Aa, kenapa kita selalu melupakan konteks "adil" dalamketentuan berpoligami. f_rachmanto : Maksud saya, kalau istri pertama sampai merasa tidak ridha saja kan sudah tidak adil. Saya pernah baca sih, ada beberapa istri yang dari awal ikhlas suami nyamenikah lagi, bahkan membantu mencarikan istri baru. Tapi kan angkanya sangat sedikit. Artinya, poligami baru bisa dilaksanakan dalam kondisi yang hampir mustahil.
Aa_online : Tapi mungkin
f_rachmanto : Ya ?
Aa_online : Apa tidak mungkin ada istri yang ikhlas suaminya menikah lagi karena sesuatu hal, katakan yang sifatnya darurat?
f_rachmanto : Ya mungkin saja, tapi kecil
Aa_online : Tetap saja mungkin.
Aa_online : Dan hukum agama dimaksudkan untuk memberi jalan keluar bagi halyang mungkin tadi. f_rachmanto : OK Aa, saya tidak pernah mempertanyakan legalitas berpoligami.Tertulis dalam teks dengan sangat jelas itu diperbolehkan.
f_r achmanto : Tapi bukankah sesuatu yang boleh belum tentu baik.
Aa_online : Misalnya ?
f_rachmanto : Misalnya saya membeli mobil mewah sementara saudara-saudarasaya ada yang putus sekolah karena kurang biaya, terjepit hutang, ataubahkan kelaparan .. f_rachmanto : Beli mobil pake uang saya sendiri, halal, ya boleh dong. Tapi tidak baik saya lakukan karena akan menyakiti hati saudara-saudara saya ?
Aa_online : Membeli mobil tadi "tidak baik" ukuran nya apa? Dibandingkandengan apa?
f_rachmanto : Dibanding dengan misalnya menyedekahkan uang saya tadi ?
Aa_online : Setuju. Nah, kalau dibanding dengan menggunakan uang tadi untukberjudi di kasino? f_rachmanto : Ya lebih baik beli mobil.
Aa_online : Sangat relatif ya? f_rachmanto : Hmm ? ya.
Aa_online : Jadi itu semua akan sangat subyektif, dan sangat tergantungkonteks. Tidak bisa dihakimi secara hitam-putih begitu saja. Dari satu kasus dengan kasus lain akan berbeda.
Aa_online : Poligami itu seperti pintu darurat di sebuah pesawat. Bolehdigunakan, kalau memang keadaan mengharuskan. Tapi juga jangan digunakankalau pesawatnya baik-baiksaja. Jadi harus tahu ilmunya.
f_rachmanto : Hehehe ? memang pernikahan Aa sama Teteh tidak baik2 saja ..
Aa_online : Tuh kan ? kalo ini mah jadi ngegosip
f_rachmanto : Iya sori Aa, becanda. Thanks penjelasannya.
f_rachmanto : BTW ini lagi online di Daarut Tauhid A?
Aa_online : Daarut Tauhid?
f_rachmanto : Lho? Ini Aa Gym kan?
Aa_online : Aduh Ji! Ini saya mah Aa Gino, temen kerja kamu dulu ?
f_rachmanto : Astaghafirullah ? kirain dari tadi tuh Aa Gym ?

HIHIHIHIHIHHIHIHI........ SERIUS BANGET NGEBACANYA. ;-))
 
mardi, novembre 21, 2006
  Duh panasnya....

Hareudang… kata orang sunda, temp di Bandung udah nyampe 34-35 derajat C lho.. gila!!
Udah kayak di jkt kali yee.. hmm bedanya walau gerah dan berkeringat tapi gak terlalu lengket tuh…. Malem ajah, tidur dengan jendela dibiarkan sedikit terbuka…. Duh. Duh.. sampe kapan nih.. kenapa hujan gak turun turun…. Ac di mobil ajah udah gak mempan.. entahlah ac-nya yg harus tambah freon (lagi) atau emang saking panasnya…

Enaknya yg di rumah, bisa ganti baju atau mandi sekalian… di kantor? Huh gak bisa, dan gak semua ruangan ber AC.. tapi akhir-akhir ini gue sadar, kalau gue gak kuat lama2 di ruangan ber AC.. masuk angin boo.. duh karce banget gak sih..


picture taken from:http://www.arts.monash.edu.au
 
mercredi, novembre 01, 2006
  A Toddler's Birthday

Setelah sebulan lebih pengen ulang tahun, akhir datang juga harinya… kemarin 31 Oktober, anakku ultah yg ke 4.
Tercapai juga keinginannya untuk tiup lilin di cake yg ada batmannya (awalnya sih pengen power rangers).
Karena kemarin masih libur, so aku hanya mengundang sodara dekat saja (dan rumahnya memang dekat hehe) dan seorang sahabat :)
Hari ini Nara bagi-bagi kue di sekolah dan tiup lilin lagi dong… He was very excited :)

Selamat Ulang Tahun Nara, semoga panjang umur, sehat selalu, cerdas dunia akhirat dan jadi anak yg sholeh, pemimpin orang yg bertakwa.. amien..

Thanks to Nini, yg udah masakin, bikinin kue, dan juga beliin kue batmannya Nara :)
Thanks buat semua, atas kedatangannya, doanya dan kadonya :)
 
  Dan liburan pun usai....

Mudik?
Ini pengalaman pertama keluar kota saat lebaran. Maklum kedua orang tuaku dilahirkan di Bandung, Eyang, nenek dan kakekku memang menetap di Bandung, walaupun mereka tidak lahir di Bandung. Kota tujuan adalah Jakarta, artinya melawan arus mudik dong tapi tentunya ga sepenuhnya terlepas dari kemacetan tuh. Hari Selasa setengah siang, berangkat dari Bandung, seperti biasa masuk Jakarta (cawang) baru kena macet, tapi arah sebaliknya, di beberapa titik di tol Cipularang sudah terlihat antrian kendaraan.
Esoknya, pulang lewat puncak, karena mampir dulu di beberapa kerabat di Bogor. Baru deh kali ini ngerasain Ciawi-Bandung 6 jam saja.. hiks… BT abis :( Apalagi arah sebaliknya kali ya… nangis darah kali ??

Hari Kamis menikmati liburan di rumah saja.. cape…. Hari Jumat pagi berenang di Hotel Jayakarta, karena anakku udah nagih berenang terus…
Sebenernya ini kali pertama nyobain berenang di Jayakarta, karena biasanya kita suka berenang di San Gria, Lembang. Untuk anak-anak, kolam renang di Jayakarta lebih menyenangkan, selain itu juga di dekat kolam renang ada play groundnya.
Ada satu kejadian yg bikin illfil deh. Ketika ada anak kecil di kolam yg sedang bermain, pengen pipis. Egh..malah oleh entah ibunya, sodaranya atau pengasuhnya, malah menyuruhnya pipis di kolam saja!!!! Si anak disuruh jongkok (padahal laki2) supaya terlihat tidak sedang pipis. Udah gitu si emak, malah cengar cengir melihat ke sekelilingnya.. oohh Gosh… untung ajah Nara ga berenang di kolam yg sama.

Sorenya jalan2 ke BSM, and you know what??? macet antrian masuknya nyampe ke persimpangan Gatsu – Lingkar :( Tapi kita tetep ajah meneruskan perjalanan sampe ke BSM hehehe…
Di BSM ternyata yg penuh lantai 3, area bermain. Uughh udah kayak cendol ajah. Satu lagi yg bikin ilfill, masalah ngantri! Ada ibu2 yg entah ngerumpi atau apa, berkumpul di line antrian, bikin barisan antrian makin gak jelas. Ada ibu jg yg gak ngantri dengan benar tapi maksain anak2nya untuk masuk. Saking kesalnya, aku 2 kali menegur orang disana, yang ibu-ibu itu dan satu anak yg sudah cukup besar, aku pikir dia sudah kelas 3-4 SD, mencoba untuk menerobos, aku minta mereka untuk antri yg benar.

Soal antrian, tadi aku sempet BT juga, walaupun persoalannya bukan antrian juga sih. Tadi aku pesen tiket KA untuk ke Jakarta hari Sabtu. Karena untuk memesan harus mengisi dulu form pesanan, maka aku menunggu seorang bapak di depanku mengisi formnya. Ketika bapak itu selesai mengisi, maka giliran aku mengisi form memakai ballpoint yang tersedia. Ternyata ketika aku sedang mengisi form, si bapak membeli tiket dan salah mengisi formya. Dengan spontan ketika dibilang salah oleh penjual tiket, si bapak hendak mengambil ballpoint yg sedang aku pakai. Dan itu terjadi 2 kali, dengan santainya tangan si Bapak hendak ngambil (merebut?) ballpoint yg sedang aku pakai menulis… Akhirnya, aku bilang “ Sebentar Pak, sedang saya pakai!” Oohh Gosh.. kenapa orang2 ini….????!

Besok aku udah mulei masuk kerja lagi.. dengan berakhirnya hari ini berakhir pula liburanku…. Duh back to rutinitas nih….
Mana paper seminarku belom jadi lagi… janjinya besok nih.. but I am stuck with multinomial logistic… ada yg bisa ngajarin????

picture taken from www.pdpersi.co.id

 
samedi, octobre 21, 2006
  Mohon Maaf

Ijinkan ketulusan hati diteruskan di sini untuk sekedar memohon maaf atas segala yang pernah terucap dan terlakukan.....

Taqobalallohu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum

Mohon Maaf Lahir dan Bathin,

dan bagi yang merayakannya,

Selamat Hari Idul Fitri 1 Syawal 1427 H

 
Everything that I've been through in my life. L'événement qui arrive dans ma vie

Nom : Ratna Agustina
Lieu : Bandung, Indonesia
ARCHIVES
octobre 2004 / novembre 2004 / décembre 2004 / février 2005 / mars 2005 / avril 2005 / juillet 2005 / août 2005 / septembre 2005 / novembre 2005 / décembre 2005 / février 2006 / mars 2006 / juin 2006 / juillet 2006 / août 2006 / septembre 2006 / octobre 2006 / novembre 2006 / décembre 2006 / janvier 2007 / février 2007 / juillet 2007 /


Powered by Blogger

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Free Web Counter
Free Hit Counter